Sejuta Mimpi
Kita
berhenti sejenak karena segala menjadi gelap. Bayang-bayang kegagalan menyeruak
serupa dinginnya tatapan kesunyian di hening malam. Dalam gelap, kita mencoba
saling menopang untuk bangkit bersama.
Dan,
dalam gelap… kita masih bisa bermimpi. Karena kita tak akan membiarkan diri
untuk dikendalikan rasa takut. Setegar karang yang memaku ombak, kita yakin
untuk terus bertahan. Sebagaimana yang pernah terjadi, dan akan terus terjadi,
gelap itu akan kita lewati. Karena kita percaya, di kala kita memutuskan untuk
berani bermimpi, menggapainya dengan jutaan langkah kecil, meneguhkannya dengan
keyakinan hati, mengindahkannya dalam untaian doa, ada Sang Maha yang
senantiasa mengulurkan tangan-Nya dengan cara yang muskil dimengerti, tak
terjamah, namun indah, mewujudkan sejuta mimpi yang kita punya hingga tergapai
nyata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar