Sabtu, 10 Mei 2014

Sejuta Mimpi





Sejuta Mimpi

Mungkin satu waktu kita pernah merasa lelah menggapai mimpi yang kita punya. Dibawah cengkeraman awan hitam, kita terdiam, saling terpaku dalam kegelapan. Dan kita meragu akankah terus bergandengan tangan, akankah tetap bertahan untuk sejuta impian.
Kita berhenti sejenak karena segala menjadi gelap. Bayang-bayang kegagalan menyeruak serupa dinginnya tatapan kesunyian di hening malam. Dalam gelap, kita mencoba saling menopang untuk bangkit bersama.
Dan, dalam gelap… kita masih bisa bermimpi. Karena kita tak akan membiarkan diri untuk dikendalikan rasa takut. Setegar karang yang memaku ombak, kita yakin untuk terus bertahan. Sebagaimana yang pernah terjadi, dan akan terus terjadi, gelap itu akan kita lewati. Karena kita percaya, di kala kita memutuskan untuk berani bermimpi, menggapainya dengan jutaan langkah kecil, meneguhkannya dengan keyakinan hati, mengindahkannya dalam untaian doa, ada Sang Maha yang senantiasa mengulurkan tangan-Nya dengan cara yang muskil dimengerti, tak terjamah, namun indah, mewujudkan sejuta mimpi yang kita punya hingga tergapai nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar